OLEH : SINSHE FUDIN PANG "ACCURATE" HEALTH CENTER MEDAN

Home

Senin, 05 Juli 2010

Hubungan Gigi Manusia dan Hewan

Engko, Gua mau tanya nih.

Manusia itu lebih dari binatang enggak sih?.
Kemarin2(lupa hari apa). Aku punya gigi bolong. Udah di tambal bertahun-tahun lama nya. Kemarin sering sakit.
Kemudian di dalam pikiran ku. Mungkin tambalnya minta di ganti nih.
Terlintas di benak ku.

Kenapa para hewan itu tidak pernah terdengar kalau mereka mempunyai sakit gigi?. Padahal mereka enggak pernah sikat gigi.
Contohnya Srigala(gua mengambil contoh ini bukan sebagai pelengkap keadaan sesuai teori Sigmund Freud, melainkan melihat binatang tersebut memakan mangsanya dengan cara mencabik-cabik daging hewan korbannya).

Srigala tersebut memakan daging. Kemudian pasti ada donk daging yang tersisa diantara gigi-gigi mereka. Kenapa gigi mereka tidak menjadi busuk ya?


Kesimpulan ku saat ini cuman manusia itu lebih dari binatang. karena semuanya di makan. RAKUS.COM. makanya dapat di lihat dari gigi bolongnya.
Bener gak sih?.Coba seandainya kalau manusia tersebut makan sayur saja, enggak pernah makan campur aduk. Mungkin gigi mereka tetap awet sampai akhir.
Iya enggak? (forum.detik.com)


Jb. Manusia mempunyai struktur badan yang berbeda dengan binatang dan setiap binatang juga berbeda struktur organ yang satu dengan lainnya. Ada yang mengunyah tanpa gigi, ada juga yang menggunakan gigi. Perkembangan manusia juga berbeda-beda, ada sebagaian manusia yang membawa gen yang mempunyai gigi yang bagus dan ada juga yang tidak baik. jadi intinya, manusia terlahir sangat berhubunga dengan unsur genetik dan fakor lingkungan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar